dailyvid

More Post »
Headlines News :
Home » » Sandiaga Pelajari Penawaran Saham Garuda

Sandiaga Pelajari Penawaran Saham Garuda

Written By Unknown on Jumat, 06 April 2012 | 00.07


Kompas.com/Ester MeryanaPemegang saham Mandala Airlines, Sandiaga Uno, melakukan pengecekan di tempat check-in, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (5/4/2012) pagi jelang penerbangan perdana ke Medan setelah sempat berhenti beroperasi pada awal tahun 2011.

MEDAN, KOMPAS.com - CEO Saratoga Capital, Sandiaga Uno, mengaku mendapat tawaran resmi dari tiga sekuritas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk saham Garuda Indonesia (GIAA).
Tiga perusahaan tersebut adalah PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas.
"Enggak berani ngomong banyak. Mereka sekarang sedang black out period. Tapi sudah terima resmi," sebut Sandiaga, di Medan, Kamis (5/4/2012).
Penawaran saham Garuda dari tiga perusahaan sekuritas tersebut sedang dipelajari melalui salah satu perusahaan yang dipimpinnya.
"Itu lewat Recapital," tambah dia yang juga menjadi pemilik Recapital Group.
Seperti diketahui, Menteri BUMN Dahlan Iskan berusaha menyelamatkan ketiga perusahaan sekuritas yang menjadi penjamin emisi (underwriter) penawaran umum saham perdana atau initial public offering(IPO) PT Garuda Indonesia Airways (Persero) Tbk.
Dahlan mengatakan, dia telah menghubungi lima pengusaha dalam negeri untuk membantu menyerap saham Garuda Indonesia, yang kini menjadi beban ketiga perusahaan sekuritas tersebut.
Kelima pengusaha yang diminta Dahlan itu adalah salah satu anggota keluarga Bakrie, Nirwan Bakrie; pemilik PT Panasonic Indonesia, Rachmat Gobel; pemilik Recapital Group, Sandiaga Uno; pemilik Trans Corp, Chairul Tanjung; dan pemilik Grup Indofood, Anthony Salim.
Dahlan mengatakan telah menghubungi kelima pengusaha tersebut lewat layanan pesan singkat. "Berminatkah grup Anda membeli saham Garuda yang dikuasai tiga sekuritas BUMN dengan harga pasar saat ini?" tanya Dahlan dalam pesan singkatnya kepada para pengusaha tersebut dua hari lalu.
Namun dari lima, baru tiga pengusaha yang menanggapi. Mereka adalah Sandiaga Uno, Rachmat Gobel, dan Chairul Tanjung.
"Tapi tanggapannya masih umum-umum saja," kata Dahlan ketika ditemui wartawan di Kementerian BUMN, Senin (12/3/2012).
Saat ini tercatat sekitar 3,008 miliar saham berkode GIAA atau setara dengan 12 persen kepemilikan yang masih menjadi tanggungan tiga underwriter IPO Garuda.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blognya Si Rifqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger