dailyvid

More Post »
Headlines News :
Home » , » PDIP Serahkan ke KPK Nasib Anggota DPRD Riau

PDIP Serahkan ke KPK Nasib Anggota DPRD Riau

Written By Unknown on Kamis, 05 April 2012 | 15.12


PDIP Serahkan ke KPK Nasib Anggota DPRD Riau
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa barang bukti usai melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, Pekanbaru, Rabu (4/4/2012). Sebelumnya KPK juga memeriksa tujuh anggota DPRD Riau terkait dugaan menerima suap dalam pembahasan Ranperda tentang persiapan PON 2012 di Riau. (Tribun Pekanbaru/THEO RIZKY) 

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Riau Suryadi Khusaini mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan tim kuasa hukum PDI P yang diketuai Trimedya Panjaitan. Tim ini yang nantinya akan
memberikan mendampingi serta memberikan bantuan hukum bagi kader yang
terlibat dugaan suap di DPRD Riau.

Tim menurut Suryadi sudah menuju Riau dan akan langsung
melakukan koordinasi dengan DPD PDI P.

"Hari ini sudah ke Riau. Tim akan mendampingi dalam proses hukum, "
ujarnya di Pekanbaru, Rabu (4/4/2012).

Selain itu pihaknya juga tidak ingin berpraduga terkait kader PDI P
yang terlibat. Untuk itu, Partai masih menunggu konfirmasi pasti dari
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Polda Riau.

"Pasti kita belum tahu persis kejadiannya. Ini yang akan kita tunggu
keputusan KPK, Polda, ujar Suryadi.

Suryadi memastikan partai akan memberikan sanksi bagi kadernya yang
terbukti bersalah dalam dugaan suap di DPRD Riau. Partai sudah
melakukan koordinasi dengan Badan Kehormatan (BK) baik di DPD serta
DPP PDI P.

"Kalau ada bukti dan dan terbukti dengan kekuatan hukum, tentu ada
sanksi, "ujarnya

Suryadi meminta kadernya kooperatif selama pemeriksaan. Menurutnya
selagi belum ada keputusan tetap, masih ada kemungkinan terlepas dari
sangkaan.

"Semua tergantung KPK lah. Mereka yang tahu termasuk barang bukti yang
ditemukan, " paparnya.

Menariknya, Suryadi sempat mengingatkan kader PDI P Tourichan Asyari
saat dikandidatkan menjadi Ketua Badan Kehormatan DPRD Riau atau dua
minggu sebelum penangkapan oleh KPK. Melalui rapat partai, Tourichan
yang akhirnya terpilih menjadi Ketua BK DPRD Riau itu memposisikan
dirinya sebagai pihak yang terhormat mengingat jabatan sebagai BK.

"Dalam rapat partai dua minggu lalu saya sudah ingatkan sebagai
kandidat ketua BK harus menempatkan diri dengan jabatan itu. Kita
terhormat dari yang lain. Yang kurang bagus dibenahi, " ungkapnya.

Suryadi menyatakan permasalahan yang menimpa kadernya sebagai musibah,
untuk itu kedepannya partai akan lebih meningkatkan dispilin kader.
Mentaati aturan.

"Jangan sampai dilanggar etika, Tatib, Undang-undang. Kita akan lebih
kita awasi lagi. Mereka mewakili partai. Kalau seperti ini partai
tentu dirugikan, " imbuhnya.

Sementara itu Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus mengaku prihatin dengan
permasalahan yang dihadapi anggota dewan. Ia hanya berharap persoalan
tersebut diserahkan ke penegak hukum.

"Tentu kita tetap dengan praduga tidak bersalah. Apapun yang terjadi
diserahkan saja pada penegak hukum, " ujarnya.

Terkait dengan masa depan anggota dewan yang kemungkinan akan dijadikan
tersangka, Johar menyatakan hal itu melihat perkembangan ke depan.

"Kita belum tahu proses hukum kedepannya. Praduga tidak bersalah
sajalah, " pungkasnya.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blognya Si Rifqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger