dailyvid

More Post »
Headlines News :
Home » , » 3 Anjuran Nahrowi untuk Warga Korban Banjir

3 Anjuran Nahrowi untuk Warga Korban Banjir

Written By Unknown on Jumat, 06 April 2012 | 09.45


3 Anjuran Nahrowi untuk Warga Korban Banjir
istimewa
Nachrowi Ramli
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Banjir yang menggenangi beberapa titik di kawasan Jakarta membuat para kontestan pemilukada Jakarta turun gelanggang. Mereka meninjau rumah-rumah warga yang digenangi air akibat luapan banjir. Salah satunya dilakukan calon wakil gubernur Jakarta, Nahrowi Ramli.
Mengenakan peci hitam, dengan kemeja putih seragam Demokrat, beralas sepatu boot, duet Fauzi Bowo ini turun menerjang lumpur di RT 09/3 Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Nara, biasa disapa, ditemani beberapa orang Demokrat sampai tingkat ranting.
Nara menyalami beberapa warga yang berteduh di bawah tenda pengungsian sambil memberi anjuran agar sabar menyikapi musibah ini. "Yang pertama kita harus sabar. Kan alam enggak bisa kita lawan. Kedua harus ikhlas, ketiga tentu harus ikhtiar," ujar Nara saat berdialog dengan warga di atas tanggul, Rabu (4/4/2012) kemarin.
Menurut Nara, kedatangannya ingin melihat titik banjir yang menggenangi beberapa RT di Kelurahan Pondok Labu yang berbatasan dengan sisi kali Krukut. Nara juga sempat menengok rumah warga yang jebol akibat luapan kali sampai-sampai kesehatan pemilik drop dan dirawat di rumah sakit.
"Dari Demokrat bisa fasilitasi. Rumah siapa yang hancur?" tanya Nara kepada warga. Belakangan diketahui rumah yang hancur adalah milik PNS yang bekerja sebagai staf Rumah Sakit Marinir. PNS tersebut drop lantaran tak kuasa melihat kondisi rumahnya ambrol setengah oleh luapan air.
Setelah sempat berbincang bersama anak PNS, Nara memanggil kader Demokrat bernama Agung untuk memberikan bantuan. "Ada rumah PNS rubuh bantu. Paling enggak kita bantu dua juta, atau dua juta setemgah. Ini untuk meringankan beban," begitu perintah Nara.
Dalam kunjungan itu, beberapa kader lainnya tiap kali bertemu warga menganjurkan harus mengingat dan memilih Nara saat pemilihan nanti. Salah satu warga yang menimpali menjawab, "Saya tidak akan lupa dengan Pak Haji. Pasti saya akan memilihnya."
Menyikapi kejadian ini, Nara mengaku sudah mengantongi konsep penyelesaian masalah. Hanya saja tinggal menunggu waktu kapan konsep itu diterpakan di lapangan. Kedatangannya, lanjut Nara, hanya memberikan bantuan seadanya. Jika masalah belum selesai juga, Nara akan bantu kembali.
Beberapa RT di RW 3 Kelurahan Pondok Labu memang berdekatan dengan Kali Krukut. Dari lokasi, pembangunan waduk yang sudah diproyeksikan Pemda DKI Jakarta terlihat di sana-sini. Namun, bentuk waduk bakal seperti apa belum jelas konsepnya.
Nara tak menampik jika ke depan waduk itu benar dikerjakan untuk melarikan limpahan air kali, mau tidak mau turab harus diperkuat dan ditinggikan, dengan resiko beberapa rumah warga tergusur. Menurutnya lebih baik satu dua rumah kena perluasan untuk pembangunan waduk daripada ratusan rumah jadi korban.
"Makanya harus ada take and give antara pemerintah dan masyarakat. Kalau turab kuat ada lahan yang terkena dan masyarakat harus terima. Kalau satu dua keluarga pasti rumahnya ada yang jadi korban. Dan ratusan keluarga ada yang terkena, mohon dapat dimengerti," timpalnya lagi.
Ketua RT 11/03 Sugiono ditemui di lokasi mengakui, warganya akan pasrah jika untuk pembangunan waduk, warga bersedia dipindahkan. Dengan catatan, kata Sugiono, hak-hak warga yang kehilangan rumah tinggal harus diganti dan dipikirkan alokasinya. Dan harus tetap dipindahkan di wilayah Jakarta.
Sugiono belum bisa berkomentar soal pembangunan waduk. Karena selama ini masyarakat belum bisa memahami jelas bagaimana konstruksi waduk yang akan dibangun. Sejauh ini belum ada sosialisasi terkait pembangunan waduk dan galian sudah dilakukan Pemda DKI tapi sebentar dikerjakan lalu terhenti.
"Dan menurut saya penggalian waduk tanpa metode yang tepat. Ada galian di sana-sini. Itu sebetulnya membingungkan masyarakat. Akhirnya timbul prasangka masyarakat yang macam-macam. Jangan sampai hal tersebut untuk membius masyarakat dan mengalihkan perhatian," timpal Sugiono.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blognya Si Rifqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger