dailyvid

More Post »
Headlines News :
Home » , » NATO Didesak Tanggung Jawab atas Serangan Udara di Libya

NATO Didesak Tanggung Jawab atas Serangan Udara di Libya

Written By Unknown on Selasa, 20 Maret 2012 | 14.47


Serangan Udara NATO di Libya (Foto: France24)
Serangan Udara NATO di Libya (Foto: France24)
WASHINGTON - Amnesti Internasional mendesak North Atlantic Treaty Organization (NATO) untuk segera melakukan penyelidikan terkait tewasnya sejumlah warga sipil dalam serangan udara pasukan sekutu itu di Libya pada 2011 lalu.

Selain mendesak dilakukannya investigasi terkait dengan serangan udara itu, Amnesti Internasional juga mendesak NATO untuk memberikan sejumlah ganti rugi kepada warga sipil yang menjadi korban atas serangan itu.

"NATO harus menggelar penyelidikan yang memadai serta memberikan ganti rugi kepada korban luka dan keluarga korban tewas," ujar Amnesti Internasional dalam keterangannya tepat pada satu tahun peringatan serangan udara di Libya seperti dikutip dari AFP, Senin (19/3/2012).

Amnesti Internasional sendiri mengklaim telah mendokumentasikan sebanyak 55 kasus tewasnya warga sipil dalam serangan udara pasukan NATO. Termasuk di antaranya 16 kasus anak serta 14 kasus perempuan yang tewas dalam serangan udara NATO di beberapa kota di Libya seperti di Tripoli, Zliten, Majer, Sirte, dan Brega.

Kendati demikian, Amnesti Internasional mengakui bahwa NATO telah melakukan berbagai upaya signifikan untuk menghindari jatuhnya korban di kalangan warga sipil, namun upaya NATO itu dinilai gagal.

"Para korban luka dan keluarga korban tewas masih menyisakan tanda tanya tentang apa terjadi dan siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas insiden itu," ujar penasihat krisis senior Amnesti Internasional Donatella Rovera.

Sejumlah negara seperti Rusia, China, India dan Afrika Selatan sebelumnya telah menolak serangan udara yang dilancarkan pasukan NATO itu karena diyakini melanggar resolusi PBB.

Namun hal itu dibantah oleh Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, dan Jerman yang mengatakan tindakan itu diambil justru untuk menyelamatkan warga sipil dan mengambil tindakan hukum atas rezim mantan penguasa Libya Muammar Khadafi.(rhs)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blognya Si Rifqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger