dailyvid

More Post »
Headlines News :
Home » » Kejari Bandar Lampung Segera Eksekusi Bupati Nonaktif Satono

Kejari Bandar Lampung Segera Eksekusi Bupati Nonaktif Satono

Written By Unknown on Kamis, 29 Maret 2012 | 15.14


Kejari Bandar Lampung Segera Eksekusi Bupati Nonaktif Satono
NET
Ilustrasi
TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG -Kejari Bandar Lampung segera melakukan pemanggilan terhadap Bupati Nonaktif Satono untuk pelaksanaan eksekusi. Surat panggilan itu ditujukan ke rumah Satono maupun ke penasihat hukumnya.
Kepala Seksi Pidana khusus Teguh Herianto mengatakan, jika Satono tidak mengindahkan panggilan, pihaknya akan melakukan pemanggilan kembali sebanyak dua kali. Jika tidak datang juga, Kejari akan melakukan penjemputan paksa.
"Tapi saya yakin Satono akan datang saat kami panggil. Ia orang yang patuh hukum," imbuhnya, Rabu.
Teguh belum bisa memastikan kapan akan melayangkan surat panggilan itu. Menurut dia, yang menentukan jadwalnya adalah Kepala kejari.
"Yang pasti secepatnya akan kami panggil. Setelah ia datang baru kami eksekusi untuk ditahan sesuai dengan putusan MA," ungkap Teguh.
Sebelumnya Mahkamah Agung (MA) menghukum Satono 15 tahun penjara lantaran terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
MA juga menghukum Satono dengan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan penjara, serta membayar uang pengganti Rp 10,5 miliar.
MA menyatakan Satono terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut dengan adanya perbuatan terdakwa menjaminkan uang kas daerah kepada bank yang tidak dijamin oleh LPS.
Selain itu, pembangunan tidak berjalan lancar karena uang pembangunan mengendap di bank yang sudah dibekukan. Di samping itu terdakwa menerima bunga bank sebesar Rp 10,5 miliar.
Diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang yang diketuai Andreas membebaskan Satono dari dakwaan korupsi APBD Lampung Timur sebesar Rp 119 miliar.
Satono didakwa harus bertanggung jawab atas dana APBD Lampung Timur yang disimpan di Bank BPR Tripanca Setiadana. Sebelumnya, ia dituntut 12 tahun penjara karena jaksa penuntut umum menyatakan Satono dikenakan Pasal 2 (1) Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (wakos)
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blognya Si Rifqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger