dailyvid

More Post »
Headlines News :
Home » , , » Foke-Adang, Berubah di Detik Terakhir?

Foke-Adang, Berubah di Detik Terakhir?

Written By Unknown on Senin, 19 Maret 2012 | 17.00


Fauzi Bowo sudah pasti jadi calon DKI 1. Tapi siapa pendampingnya masih teka-teki.

Fauzi Bowo menyerahkan pendamping ke Majelis Tinggi Demokrat (VIVAnews/Fernando Randy)
VIVAnews - Partai Demokrat akhirnya menjatuhkan pilihan pada Fauzi Bowo menuju bursa pertarungan Pemilukada DKI Jakarta 2012. Meski besok akan segera mendeklarasikan calon incumbent ini menuju kursi DKI 1, Demokrat masih menunggu kepastian calon pendamping Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo.

Menanggapi masalah ini, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Nachrowi Ramli mengatakan Demokrat membutuhkan waktu lebih lama untuk menentukan calon DKI 1 dan DKI 2 karena ingin memberikan kontribusi yang lebih baik dari sebelumnya.

"Demokrat ingin memberikan Cagub dan Cawagub yang memiliki visi dan misi mensejahterakan warga Jakarta. Jadi harus sama. Jangan sampai di tengah jalan berubah. Itulah kenapa kami banyak memakan waktu," kata Nachrowi di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu, 18 Maret 2012 malam.

Nachrowi mengatakan hingga saat ini keputusan dari Majelis Tinggi Partai Demokrat, jika tak ada perubahan, memutuskan pasangan Foke-Adang Ruchiatna maju ke Pemilukada.

"So far, Foke-Adang. Kalau ada perubahan di detik-detik terakhir ini hanya Tuhan yang tahu," ujar pria yang akrab disapa bang Nara ini.

Menanggapi pernyataan Adang yang mengaku dirinya tak pernah diajak berkomunikasi oleh Partai Demokrat, Nara mengatakan tak mengetahuinya. Selain itu, tentang kabar lainnya yang menyatakan bahwa Majelis Tinggi berencana mengganti posisi Adang yang belum mendapat restu dari PDI Perjuangan dengan Nara sendiri, dia menegaskan tak ingin berandai-andai.

"Saya tidak ingin berandai-andai, tapi keputusan Majelis Tinggi yang dilaksanakan," tegasnya.

Nara sendiri memilih berusaha untuk menjadi kader yang baik. "Berkali-kali saya bilang, saya berusaha jadi kader yang baik, latar belakang saya adalah prajurit, jadi apapun yang ditetapkan pimpinan saya itulah yang terbaik dan saya terima. Jadi apapun perintah dari Majelis Tinggi saya terima," tuturnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Fauzi Bowo menyatakan masih menunggu keputusan dari Majelis Tinggi Partai Demokrat terkait pasangannya nanti.

"Masih menunggu keputusan Majelis Tinggi, keputusan ada di tangan Majelis Tinggi," kata dia.
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blognya Si Rifqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger