dailyvid

More Post »
Headlines News :
Home » » Alvaro Morata: Penyerang Muda Real Madrid Yang “Dikhianati” Jose Mourinho

Alvaro Morata: Penyerang Muda Real Madrid Yang “Dikhianati” Jose Mourinho

Written By Rifqi Ramadhani on Sabtu, 24 Desember 2011 | 15.06


22 Desember 2010, 367 hari lalu, seorang bocah kecil diperkenalkan Jose Mourinho. Pemain bernama Alvaro Morata, yang baru berusia 18 tahun, dimasukkan pada menit-menit akhir ketika Real Madrid mencukur Levante 8-0 di Copa del Rey.
Alvaro Morata 1
Laga itu menjadi laga kedua Morata bersama Real Madrid, sekaligus laga terakhirnya hingga saat ini. Sempat terbetik kabar bahwa Jose Mourinho akan memainkan Morata di awal Januari 2011. Kala itu Gonzalo Higuain cedera dan Real Madrid kurang percaya pada kemampuan Karim Benzema.
Namun, Jose Mourinho menampik kemungkinan ini. Katanya, “Morata belum siap bermain untuk Real Madrid. Ia harus berkembang di Castilla (Real Madrid B) terlebih dahulu.”
Di sisi lain, Mou memberikan janji luar biasa untuk seorang penyerang seumur jagung. Komentarnya, “Morata akan menjadi pemain Madrid hingga 10 tahun mendatang. Ia tidak akan dijual dan kami yakin ia mampu menembus tim utama. Dalam setahun ke depan, ia pasti sudah melakukan hal ini (bermain di tim utama), tidak hanya dalam laga ujicoba pra-musim.”
Terlecut oleh pujian sang pelatih yang dikenal sangat berdedikasi untuk skuad yang dilatih, Morata menyengat. Dalam putaran kedua musim 2010/2011, penyerang bertinggi 187 cm mampu mengemas 11 gol.
Keajaiban Morata terus berlanjut. Setelah kontraknya di Madrid diperpanjang hingag 2016, ia kembali unjuk gigi di timnas Spanyol U-19. Alvaro Morata membawa La Roja junior menjadi Juara Euro U-19 yang digelar di Rumania tahun ini. Bahkan, lesakan 6 golnya menjadi yang terbanyak dalam turnamen tersebut.
Musim ini, Mou sempat memanggilnya untuk masuk ke skuad ke Piala Super Spanyol menghadapi Barcelona. Namun, Morata tak cukup mampu jajaran pemain senior Real Madrid. Bahkan, meski Karim Benzema sempat cedera, Morata tetap tidak dimainkan. Mou lebih memilih Joselu, yang kelak lebih berkontribusi karena lebih banyak dimainkan untuk tim senior.
Peluang kembali hadir untuk sang bocah ingusan dalam dua laga Copa del Rey menghadapi Ponferradina. Alih-alih memainkan Morata, Mou lagi-lagi memilih sosok lain, Jesse.
Kini, setahun setelah laga debutnya, sang top skorer Eropa belum juga dimainkan. Janji Mourinho kepada pers Spanyol yang tergoda pada bakat brilian Morata, belum dipenuhi. Barangkali pula, karena prestasi Morata di Real Madrid B menurun. Tampil 15 kali hingga sebelum Natal, Morata baru mencetak 5 gol.
Akankah Mou menepati janji tahun depan?
Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blognya Si Rifqi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger